Foto : Nasrul Abit (Wakil Gubernur Sumatera Barat), Mahyeldi Ansharullah (Walikota Padang), Mulyadi (Anggota DPR-RI)
OKEZONEWS.COM, Sumatera Barat - Menghadapi Pilkada serentak bulan Desember besok nampaknya akan terjadi persaingan yang ketat pada Pilgub Sumatera Barat. Hal ini bisa juga hampir mirip dengan Pilgub Sumatera Barat dua periode terakhir ketika pasangan Irwan-MK berhasil mengalah pasangan Endang - Irzal diposisi kedua.
Irwan - MK berhasil mengungguli Endang - Irzal setelah melalui pemilihan dua putaran yang cukup menguras tenaga. Empat sosok yang dukung oleh partai besar namun akhirnya dimenangkan oleh Irwan-MK. Salah satu faktorya adalah modal elektabilitas yang sudah dimiliki oleh Irwan Prayitno dan Muslim Kasim.
Berkaca dari sejarah tersebut, maka sangat mungkin Pilgub Sumbar nanti akak mempunyai nuansa yang sama bahkan bisa lebih ketat lagi. mengingat berdasarkan hasil dari lembaga Survei Arah Baru Center (ABC) menempatkan 3 sosok tokoh Sumatera Barat yang dikabarkan sudah siap maju dalam pilgub nanti mendapat suara yang tinggi ketika disurvei, yaitu Mahyeldi (20,8%), Mulyadi (20%), Nasrul Abi (17,4%).
Direktur ABC Erizal, mengatakan tiga nama tersebut menduduki posisi teratas dari 14 nama bakal calon gubernur yang masuk dalam daftar survei. Masing- masing, Mahyeldi diprediksi mendapat 20,8 persen, Mulyadi mendapat 20.0 persen, dan Nasrul Abit 17,4 persen. seperti dilansir oleh Tribunpadang.
Mahyeldi yang saat ini masih menjabat Walikota Padang tentunya bukalah secara mengejutkan mendapat urutan teratas, mengingat Mahyeldi dikenal sebagai tokoh Ulama, Niniak Mamak, Cadiak Pandai.
Figurnyapun dikenal sebagai tokoh yang sederhana dan termasuk berhasil membangun Kota Padang dengan nuansa religius yang sesuai dengan falsafah orang Minangkabau 'adat basandi syarat, syarat basandi kitabullah'.
Mahyeldi mempunyai kesempatan besar untuk mengulang sejarah Irwan Prayitno yang memenangkan dua kali pemilihan gubernur Sumatera Barat. Apalagi mereka juga merupakan sosok yang sama-sama diusung oleh PKS yang termasuk partai besar dan solid di Sumatera Barat.
Sedangkan Mulyadi yang berada diurutan ke dua dengan tingkat keterpilihan 20% juga mempunyai potensi yang hampir sama dengan Mahyeldi. Dengan modal suara dan elektabilitas ketika terpilih sebagai anggota DPR-RI selama dua periode. Namun Mulyadi akan mungkin saja bisa tersandung dengan tokoh daerah yang juga maju dalam pilgub gebernur dan wakil gubernur nanti.
Nasrul Abit, walaupun pernah menjabat sebagai wakil gubernur Sumatera barat bersama Irwan prayitno, namun seabenarnya yang bisa menjadi modal utama memenangkan kontestasi pilgub nanti adalah pengalamn dua periode sebagai Bupati Kabupaten Pesisir selatan. Karena, berkaca dari pengalaman dua periode terakhir bahwasanya posisi wakil gubernur adalah posisi yang tidak terlalu sering dapat sorotan dan dikenal dekat dengan masyarakat.
Namum Nasrul Abit harus bisa memanfaatkan petensi pemilih dari daerah dengan cara menggaet putra daerah atau bisa saja bupati sebagai pasanganya. (at/okezonews.com)
