![]() |
| Putri Ma'ruf, Putra Jokowi, Ponakan Prabowo |
OKEZONEWS.COM, Jakarta – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 ini begitu menggeliat. Tidak hanya politisi biasa, putra-puteri Presiden-Wakil Presiden hingga keponakan Prabowo Subianto berlomba-lomba “mengejar” jabatan publik.
Bertarungnya ketiga anggota keluarga pesohor tanah air tersebut tentu lebih banyak menyedot perhatian publik, dibanding Pilkada di daerah lain. Tak ayal, isu dinasti politik, mendadak politik hingga ingin melanggengkan oligarki kekuasaan menyertai mereka hingga saat ini.
Putra Jokowi Turun di Pilkada Solo
Terpilihnya putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka oleh DPP PDI-P untuk bertarung di Pilkada Solo paling menyedot perhatiah. Wajar saja perhatian tertuju lebih ke Gibran mengingat putra orang nomor 1 di negeri ini.
Apalagi sebelumnya, Gibran yang berpasangan dengan Teguh Santosa berhasil menikung politisi senior PDP-P yang juga bakal calon Pilkada Solo, Achmad Purnomo. Sejauh ini, Gibran diyakini bakal dengan mulus terpilih sebagai Walikota.
Setidaknya hal itu menurut penilaian sejumlah pengamat politik tanah air. “Bisa dikatakan Jokowi sedang membangun dinasti politik. Mungkin mumpung sedang jadi Presiden, sedang punya kekuasaan, akhirnya dorong anaknya jadi wali kota,” kata Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin, seperti diberitakan kompas.com, Sabtu (18/7/2020).
Selain Gibran, Ujang juga menyoroti menantu Jokowi, Bobby Nasution. Ujang menilai pencalonan keluarga Presiden di pilkada akan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan penyalahgunaan wewenang. “Kemungkinan itu (penyalahgunaan wewenang) bisa terjadi. Penyalahgunaan wewenang itu akan ada. Cuma memang biasanya, akan disiasati,” kata Direktur Eksekutif Indonesian Political Review ini.
Sementara Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyoroti kemungkinan Gibran bersaing melawan ‘kotak kosong’. Ia menilai kini sulit bagi PKS untuk mengajukan calon wali kota.
“Kalau semua partai mendukung Gibran, PKS ya mendukung GIbran juga. Kalau pengertian suara umat adalah suara rakyat, maka semuanya mencalonkan Gibran. Bagaimana mungkin ada pemilihan langsung tapi calonnya cuma satu?” tanya Refly.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah jelas membantah tudingan-tudingan miring ke Gibran. “Gibran ikut kontestasi Pilkada Solo harus berkompetisi di dalam internal PDI-P untuk kemudian mendapat tiket Pilkada Solo untuk berkontestasi dan menarik simpati serta pilihan politik warga Solo untuk dipilih menjadi Wali Kota Solo,” kata Basarah.
Sejauh ini, hampir seluruh partai yang memiliki kursi di parlemen Solo dengan bulat mendukung Gibran, minus PKS yang masih istiqomah mencari penantang putra presiden tersebut.
Putri Wapres dan Ponakan Prabowo Bersaing di Pilkada Tangsel
Dan yang tidak kalah menarik lagi adalah Pilkada Kota Tangerang Selatan. Putri Wapres Maruf Amin yakni Siti Nur Azizah serta keponakan Prabowo Subianto bernama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bakal bertarung sengit berebut jabatan Walikota Tangsel sepeninggal Airin Rachmi Diany saat ini.
Selain Azizah dan Rahayu, Pilkada Tangsel juga akan diikuti Wakil Walikota Tangsel saat ini, Benyamin Davnie yang berpasangan dengan Pilar Saga Ichsan. Pasangan ini akan didukung Golkar dan serta parpol non parlemn yakni PPP dan Nasdem.
Pilar sendiri merupakan putra Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan keponakan dari mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Choisiyah serta keponakan dari suami Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.
Nama lain yang sudah dipastikan maju yakni Sekda Tangsel, Muhamad yang akan berpasangan dengan keponakan Prabowo.
Siti Nur Azizah
Wakil Sekjen Partai Demokrat ini jauh sebelum Rahayu muncul sudah menyatakan diri akan maju di Pilkada Tangsel 2020. Selain didukung Demokrat, Siti yang begitu rajin turun ke lapangan mensosialisasikan diri ke masyarakat akan didukung juga oleh PKS.
PKS sendiri menyodorkan kadernya, Ruhamaben sebagai calon wakil walikota pendamping Azizah. Ruhamaben sendiri saat ini Direktur BUMD Tangsel yakni PT PITS. Selain itu, Ruhamaben juga pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Tangsel.
Selain PKS, Azizah yang sudah mematangkan tim pemenangan itu juga tengah membangun komunikasi politik dengan beberapa partai lainnya. Sebut saja PAN maupun PKB yang belum menentukan pilihan.
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo
Seperti sudah disebutkan di atas, Rahayu akan berpasangan dengan Sekda Tangsel, Muhamad sebagai calon walikota. Sementara Rahayu selaku calon wakil walikota.
Pasangan calon ini akan didukung PDI-Perjuangan (nunggu SK) dan Gerindra serta Hanura. Bahkan pada Senin (20/7/2020) malam, Prabowo Subianto secara khusus mengundang wartawan menyampaikan jika Gerindra mengusung Muhamad-Rahayu. Muhamad sendiri sebelumnya sudah didukung PSI berpasangan dengan Azmi Abubakar. Namun, dengan adanya dukungan PDI-P dan Gerindra, nasib dukungan PSI ke Muhamad akan dibicarakan kemudian bersama parpol pendukung lainnya.
So, kita tunggu saja hasil akhir dari perjuangan keluarga orang nomor 1 dan 2 serta keponakan Prabowo ini.
Sumber : penapolitika
Sumber : penapolitika
