![]() |
| Ergogan dan Mobil baru ciptaan Negara Turki |
Mimpi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk memiliki mobil nasional berjalan sesuai rencana. Kabarnya, pabrik mobnas turki
TOGG (Turkey's Automobile Joint Venture Group Inc) bersiap untuk
seremoni peletakan batu pertama pabrik yang berlokasi di wilayah Gemlik
di Provinsi Bursa, Turki.
Dikutip dari Dailysabah, Senin (13/7/2020) seremoni groundbreaking atau peletakan batu pertama pabrik mobnas Turki akan dilakukan 18 Juli 2020.
Persatuan Kamar Dagang dan Bursa Komoditas Turki, Rifat Hisarcıklıoğlu mengatakan Erdogan bakal hadir dalam acara tersebut.
Dia menekankan bahwa tingkat kandungan lokal dalam negeri (TKDN) akan
mencapai 75% setelah dua tahun setelah pabrik berdiri. Rifat berharap
bisa menggairahkan industri komponen lokal khususnya di wilayah Bursa.
"Kami
ingin mendapat manfaat dari pengalaman Bursa di sektor ini," katanya,
seraya menambahkan bahwa kota ini adalah salah satu pusat terpenting
Turki dalam subindustri otomotif.
Kementerian Lingkungan Hidup Turki juga sedah menyetujui Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sejak Juni lalu.
![]() |
Pabrik
TOGG diketahui menelan investasi hingga US$ 3,7 miliar dengan kapasitas
produksi 175 ribu kendaraan per tahun yang mampu menyerap hingga 4.000
pekerja.
Mimpi Erdogan ini merupakan hasil konsorsium yang dibuat tahun 2018.
Setidaknya ada lima perusahaan, yakni Anadolu Group, BMC, Kok Group,
operator telepon seluler Turkce dan Zorlu Holding serta Vestel.
Tahun lalu, Erdogan meluncurkan prototipe kendaraan sport utility (SUV) dan sedan, keduanya sepenuhnya listrik dan model segmen C. Rencananya TOGG
membuat lima model berbeda, mulai dari SUV, sedan, C-hatchback, B-SUV
dan B-MPV. Mobil listrik akan siap untuk semua konsumen domestik di
2022.
![]() |
| Jokowi dan Mobil SMK |
Sementara itu, Pabrikan mobil bermerek nasional, Esemka masih
belum tercatat sebagai salah satu peserta gelaran Indonesia
International Motor Show (IIMS) 2020. Padahal, jika dilihat, pameran
tahunan garapan Dyandra Promosindo ini, selalu memberi ruang khusus
untuk merek anak bangsa.
Dijelaskan Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra
Promosindo, pihaknya memang sudah mengajukan penawaran untuk
keikutsertaan jenama asal Solo ini, meskipun memang kepemilikannya tidak
banyak yang tahu.
"Setahu saya ada dua pihak itu. Itu dua-duanya udah kita kontak. Dan mereka bilang, ya kami pelajari dulu, di- follow up
(sama Esemka)," jelas pria yang akrab disapa Kohen ini di sela-sela
konferensi pers IIMS 2020, di Ancol, Jakarta Utara, Rabu (12/2/2020).
Lanjut Kohen, memang belum ada konfirmasi terkait keikutsertaan Esemka. Namun, jika dibilang ada ketertarikan, selama ada respons dari pihak merek terkait, tetap didorong oleh Dyandra Promosindo.
"Tidak ada batasan konfirmasi, selama tempat masih ada. kalau saya,
selama belum opening pameran belum dilakukan, dan tempatnya ada, kita
menerima (peserta baru)," tegasnya.
Sementara itu, saat ditanyakan salah satu merek nasional lainnya, yaitu
Ammdes, memang sudah diajukan lagi oleh pihak penyelenggara.
Tapi, belum
ada kepastian apakah merek tersebut juga ikut pameran IIMS 2020.





