BACA SEBELUMNYA...
Ilustrasi
Di sisi lain, masih ada ratusan ribu guru honorer yang belum mendapatkan kejelasan nasibnya. Jumlah itu disebut Suharmen di luar yang sudah lolos seleksi CPNS dan PPPK.
"Berapa sebetulnya sisa tenaga guru (K-2) kita? Kalau kita kurangi dengan yang sudah lulus CPNS 2018, kemudian kita kurangi dengan yang akan diangkat yang sudah diusulkan oleh daerah untuk diajukan menjadi PPPK, maka sisanya itu yang tenaga honorer K-2 untuk guru itu tinggal 126.461 orang," ungkap Suharmen.
Plt Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB Teguh Widjinarko mengatakan pihaknya terus mengembangkan strategi penerimaan ASN sesuai kompetensi. Untuk guru honorer K-2, selain CPNS dan PPPK, menurutnya tengah diwacanakan agar para tenaga honorer mendapatkan gaji setara UMR daerah.
"Jadi terhadap guru-guru eks THK-2 ini kita buka kesempatan untuk seleksi CPNS. Kalau tidak lulus CPNS, maka diberikan kesempatan untuk mengikuti skema PPPK. Dan kalau tidak lulus PPPK, juga diberi kesempatan untuk memperoleh gaji sesuai dengan UMR daerah," jelas Teguh.
"Langkah pertama melalui seleksi CPNS sudah kita lakukan, langkah kedua juga melalui seleksi PPPK juga sudah kita lakukan. Langkah ketiga ini tergantung dari kemampuan keuangan daerah," pungkasnya.
Sumber : detik
