-->
OKEZONEWS.COM

Informasi Akurat dan Terpercaya

  • Jelajahi

    Copyright © OKEZONEWS.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Bola

    Iklan

    Ada Kejanggalan, NU dan Muhammadiyah Mundur Dari POP di Program Kemendikbud!

    Minggu, 26 Juli 2020, Juli 26, 2020 WIB Last Updated 2020-07-27T04:58:50Z

    OKEZONEWS.COM -  Sebagai organisasi penerima Program Organisasi Penggerak (POP), Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah menyatakan mundur.

    Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Aswandi Jailani menilai ada yang janggal dari program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Kejanggalan POP ini kuncinya ada di dua organisasi terbesar tersebut,” ujar Aswandi Jailani kepada wartawan, Kamis (23/7).

    Kenapa sampai keduanya mundur dari program itu kan? Jadi hal yang serius juga kalau sudah begini,” imbuhnya sebagaimana diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

    Dikatakan Aswandi, kejanggalannitu terletak pada pola dan siapa yang dapat direkrut dalam POP.

    Yang kita sesalkan pola rekruitment POP ini ada kejanggalan juga, pada polanya. Mengingat yang sudah disampaikan PBNU bahwa awalnya ditolak terus ditarik lagi. Termasuk syarat yang bisa disusulkan,” jelasnya.

    Selain itu, kata dia, deadline atau batas waktu rekruitment terkesan mengada-ada yang menunjukkan ketidakseriusan Kemendikbud dalam mengurus POP.

    Kalau dilihat dari deadline yang disampaikan PBNU, ditawari 2 hari sebelum deadline tutup. Kita bisa bayangkan keseriusan Kemendikbud bikin atau urus program ini. Seakan-akan program ini program ecek-ecek yang nanti hanya ngabisin anggaran negara,” bebernya.

    Dia pun menyarankan program POP dievaluasi menyeluruh. Terutama, soal target yang ingin dicapai dari program tersebut.

    Saran untuk Kemendikbud ini, penerima dana outcome harus jelas, harus sesuai target kerja Kemendikbud. Kalau dari polanya saja tidak memenuhi standar, bagaimana program ini bisa bermanfaat untuk masyarakat negeri ini,” pungkasnya. Sumber : rol
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    +