![]() |
Pelaku yakni SW (61), warga Kecamatan Blimbingsari. Ia mengakui telah menyetubuhi anak tiri dari istri sirinya.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan, kebejatan pelaku terbongkar atas laporan ibu kandung korban. Korban sebelumnya bercerita kepada sang ibu, telah menjadi pelampiasan nafsu birahi sang ayah tiri.
"Berawal dari laporan ibu korban yang curiga perut anaknya membuncit. Setelah didesak ibunya korban mengaku disetubuhi bapak tirinya," ujar Arman, Sabtu (27/6/2020).
Pelaku melancarkan pemerkosaan pertamanya saat korban baru saja lulus dari sekolah dasar (SD) pada 2017. Aksi bejat itu kerap terulang hingga 2019. Pelaku mengaku tergoda dengan bentuk tubuh anak tirinya tersebut.
"Perbuatan pelaku ini sudah berlangsung lama. Sejak 2017 hingga 2019," imbuhnya.
Bahkan berdasarkan pengakuan pelaku, korban disetubuhi dua kali dalam seminggu. Pemerkosaan dilakukan saat sang istri terlelap atau pada saat dini hari.
