OKEZONEWS.COM - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menegaskan setiap per izinan terutama sektor pertambangan, jika ditemukan tambang ilegal dan nakal akan disikat tanpa pandang bulu.
Irwan Prayitno mengatakan, dirinya tidak anti dengan perusahan pertambangan.
"Saya tak anti tambang. Kita tau selama ini perusahaan pertambangan banyak berkontribusi terhadap ekonomi masyarakat. Terutama dari sisi lapangan kerja. Kita hanya minta agar perusahaan yang ada taat aturan dan hukum.
Harus punya izin dan patuhi peraturan yang berlaku. Saya akan tindak tegas perusahaan yang melanggar. Jika ilegal, akan segera ditutup dan izinnya dicabut, tegas Irwan.
Terkait jalan yang rusak karena mobilitas pengangkutan hasil tambang, gubernur mengatakan, "Pihak perusahaan harus mengerti dengan kondisi jalan kita. Jangan membawa muatan yang melebihi kemampuan jalan.
Akibatnya ya seperti ini. Jalan jadi hancur dan susah untuk dilewati. Jika memang muatan truk hanya 24 ton, isi sebanyak itu. Ini saya dengar malah sampai 48 ton per-truk, 2 kali lipat dari yang diperbolehkan," tambahnya sambil geleng-geleng kepala. Kedatangan gubernur kali ini sebagai pembuka untuk perbaikan jalan lintas tersebut.
Minggu depan akan datang tim tekhnis dari OPD terkait untuk evaluasi dan monitoring proyek pengerasan jalan. Turut hadir dalam kunjungan ini Kadis Perhubungan Sumbar, Kadis PUPR Sumbar, Kadis PUPR Payakumbuh serta Walinagari Lintau Buo. (minangkabaunews)
